Category: Web Developer

  • Django Chapter 2 – SQLite3

    Pada chapter ini, kita akan menyiapkan lingkungan pengembangan Django di Ubuntu dengan menggunakan SQLite3 sebagai database bawaan Django dan Visual Studio Code sebagai editor kode.

    tahap pertama yaitu melakukan konfigurasi project django dengan VSC.

    tahap kedua yaitu membuat aplikasi (app) blog dengan perintah python manage.py startapp blog sehingga app blog terlihat di project mysite pada VSC.


    setelah itu django perlu mengetahui bahwa ada aplikasi baru dalam project dengan menambahkan app blog pada pengaturan INSTALLED_APPS

    Django berbasis proyek (project) dan aplikasi (app) yang saling terpisah. Ketika membuat app baru, misalnya dengan python manage.py startapp blog, Django tidak otomatis memasukkan app tersebut ke dalam konfigurasi proyek.

    Django perlu diberi tahu secara eksplisit bahwa ada app baru yang harus dimuat dan dikelola. Itulah fungsi menambahkan blog ke dalam INSTALLED_APPS di file settings.py.

    Secara konsep, INSTALLED_APPS adalah daftar semua aplikasi yang aktif dalam proyek Django. Daftar ini digunakan Django untuk beberapa hal penting, seperti:

    1. memuat model → Agar Django mengenali model database yang ada di app blog.
    2. Menjalankan migrasi → Supaya tabel dari app blog ikut dibuat saat python manage.py migrate.
    3. Mendaftarkan admin → Agar model di blog bisa muncul di halaman admin Django.
    4. Menemukan template & static files → Jika app memiliki folder templates atau static.
    5. Menjalankan sinyal dan konfigurasi app → Melalui file apps.py dan lifecycle Django.

    Jika app tidak ditambahkan ke INSTALLED_APPS, Django akan menganggap app tersebut tidak ada, sehingga:

    1. Model tidak akan dibuatkan tabelnya.
    2. Admin tidak menampilkan model dari app itu.
    3. Template app bisa tidak terbaca.
    4. Beberapa fitur Django yang bergantung pada registry app tidak berjalan.

  • Django Chapter 1

    Bab pertama pada buku ini mempelajari bagaimana cara melakukan instalasi python dan django.

    Untuk memulai pengembangan Django di Ubuntu, langkah pertama adalah memastikan Python sudah terpasang dengan menjalankan perintah python3 --version di terminal. Setelah itu, cek apakah Django sudah terinstal menggunakan django-admin --version atau python3 -m django --version. Selanjutnya, pastikan pip sebagai package manager Python tersedia dengan menjalankan python3 -m pip --version. Jika pip belum ada, instal terlebih dahulu menggunakan sudo apt install python3-pip.

    Agar dependensi proyek terisolasi dan tidak saling bertabrakan, buat sebuah folder proyek dengan perintah mkdir django-belajar lalu masuk ke dalamnya menggunakan cd django-belajar. Di dalam folder tersebut, buat virtual environment dengan python3 -m venv venv, kemudian aktifkan dengan source venv/bin/activate. Setelah virtual environment aktif, instal Django menggunakan pip install django.

    Berikutnya, buat proyek Django baru dengan perintah django-admin startproject mysite lalu masuk ke direktori proyek menggunakan cd mysite. Jalankan server pengembangan dengan python manage.py runserver untuk memastikan instalasi berhasil. Buka browser dan akses http://127.0.0.1:8000/ untuk melihat halaman utama Django, dan http://127.0.0.1:8000/admin untuk halaman admin. Hentikan server dengan menekan CTRL + C, kemudian jalankan migrasi database awal menggunakan python manage.py migrate.

    Sebagai langkah opsional, buat akun admin Django dengan menjalankan python manage.py createsuperuser dan ikuti instruksi pengisian username, email, serta password. Terakhir, jalankan kembali server dengan python manage.py runserver. Sekarang, halaman utama dapat diakses di http://127.0.0.1:8000/, dan halaman admin di http://127.0.0.1:8000/admin dengan login menggunakan akun superuser yang telah dibuat.